Buka menu utama

WikiShia β

Ayat Khairul Bariyyah

Ayat Khairul Bariyyah (Bahasa Arab: آیة خیرالبریّه, Sebaik-baik makhluk) merupakan ayat ke-7 surah Al-Bayyinah. Berdasarkan sebab pewahyuan ayat ini, ayat khairul bariyyah menyinggung tentang kedudukan Imam Ali bin Abi Thalib As dan Syiahnya. Riwayat-riwayat Syiah dan Sunni yang dinukil dari Rasulullah Saw juga menegaskan bahwa yang dimaksud sebagai khairul bariyyah adalah Imam Ali As dan Syiahnya.

Daftar isi

Teks Ayat

﴾إِنَّ الَّذينَ آمَنُوا وَ عَمِلُوا الصَّالِحاتِ أُولٰئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ﴿ “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh adalah sebaik-baik makhluk.” (QS Al-Bayyinah [98]:7) .

Tafsir Ayat

Ayat ini berdasarkan banyak riwayat yang disebutkan dalam literatur-literatur penting Ahlusunnah bahwa yang dimaksud dengan khairul bariyyah adalah Imam Ali bin Abi Thalib As dan Syiahnya. Hakim Huskani Naisyaburi salah seorang ulama terkenal Ahlusunnah mengutip lebih dari dua puluh riwayat dalam buku magnum opusnya Syawahid Al-Tanzil dengan sanad yang berbeda-beda. Sanad sebagian riwayat ini berujung pada Ibnu Abbas[1], Abu Barzah[2] dan Jabir bin Abdullah Al-Anshari.[3]

Beberapa Pesan Ayat

  1. Dari beberapa riwayat yang disebutkan terkait dengan sebab pewahyuan ayat ini dapat disimpulkan bahwa kata sy-i-'a-h telah mengemuka pada masa Rasulullah Saw dan kata ini terlontar dari lisan Rasulullah Saw dalam menyebut para pengikut khusus Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As.
  2. Ungkapan "sebaik-baik makhluk"menunjukkan bahwa kedudukan orang-orang beriman dan bertakwa lebih unggul dari para malaikat; karena redaksi ayat ini bersifat mutlak dan mencakup seluruh makhluk yang ada.[4]

Catatan Kaki

  1. Hakim Huskani, Syawāhid Al-Tanzil, jld. 2, hlm. 358; Suyuthi, Al-Durr Al-Mantsur fi Tafsir Al-Ma'tsur, jld. 6, hlm. 379.
  2. Hakim Huskani, Syawāhid Al-Tanzil, jld. 2, hlm. 359; Thabarsi, Majma' Al-Bayān fi Tafsir Al-Qur'ān, jld. 10, hlm. 795.
  3. Hakim Huskani, Syawāhid Al-Tanzil, jld. 2, hlm. 362; Suyuthi, Al-Durr Al-Mantsur fi Tafsir Al-Ma'tsur, jld. 6, hlm. 379; Thabathabai, Al-Mizān fi Tafsir Al-Qur'ān, jld. 20, hlm. 341.
  4. Makarim Syirazi, Tafsir Nemuneh, jld. 27, hlm. 209.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran
  • Al-Hakim Al-Huskani, Ubaidillah bin Abdullah, Syawāhid Al-Tanzil li Qawāid Al-Tafsil fi Al-Āyāt Al-Nāzilah fi Ahli Al-Bait, Muassasah Al-A'lami lil Mathbu'at, Beirut, Libanon, 1393 H.
  • Suyuthi, Abdul-Rahman bin Abi Bakr, Al-Durr Al-Mantsur fi Tafsir Al-Ma'tsur, Intisyarat Islami (Jami'ah Mudarrisin), 1417 H.

Thabarsi, Fadhl bin Hasan, Majma' Al-Bayān fi Tafsir Al-Qur'ān, Nasir Khusruw, Tehran, 1372 S. Makarim Syirazi, Nasir, Tafsir Nemuneh, Dar Al-Kutub Al-Islamiyah, Tehran, 1374 S.